Mengenal Tentang World Water Forum - sdacita Kabupaten Pasuruan

Mengenal Tentang World Water Forum

0x dibaca    2024-05-17 23:33:11    SDACITA Admin

202405/922-664786c86a0a5.jpg

Sejarah World Water Forum

World Water Forum (WWF) pertama kali diselenggarakan pada tahun 1997 di Marrakesh, Maroko. Acara ini diinisiasi oleh World Water Council (WWC), sebuah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1996 dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan isu-isu air global dan mencari solusi terhadap tantangan air di seluruh dunia. Sejak saat itu, WWF telah menjadi platform utama untuk diskusi global tentang pengelolaan air, dan diselenggarakan setiap tiga tahun di berbagai lokasi di seluruh dunia.

Beberapa edisi World Water Forum yang signifikan antara lain:

1.    WWF 1997 di Marrakesh, Maroko: Forum pertama yang menandai dimulainya diskusi global tentang pengelolaan air.

2.    WWF 2000 di Den Haag, Belanda: Fokus pada solusi kebijakan untuk masalah air global.

3.    WWF 2003 di Kyoto, Jepang: Menekankan pada kolaborasi internasional dalam pengelolaan sumber daya air.

4.    WWF 2009 di Istanbul, Turki: Memperkenalkan tema 'Bridging Divides for Water', yang menekankan pentingnya kerjasama lintas batas.

5.    WWF 2015 di Daegu-Gyeongbuk, Korea Selatan: Fokus pada inovasi dan teknologi dalam manajemen air.

WWF terus berkembang dan menjadi lebih inklusif, melibatkan berbagai pemangku kepentingan termasuk pemerintah, organisasi internasional, masyarakat sipil, dan sektor swasta. Setiap edisi forum memiliki tema khusus yang mencerminkan tantangan dan prioritas yang relevan pada saat itu.

Mengapa World Water Forum Dilaksanakan Setiap Tiga Tahun?

World Water Forum dilaksanakan setiap tiga tahun, bukan setiap tahun, untuk beberapa alasan utama:

1.             Persiapan dan Organisasi: Mengorganisir acara sebesar WWF membutuhkan waktu yang signifikan untuk persiapan. Ini termasuk koordinasi logistik, pengaturan tempat, pengundangan peserta dari seluruh dunia, dan penyiapan konten yang relevan. Rentang waktu tiga tahun memberikan kesempatan bagi penyelenggara untuk memastikan semua aspek acara berjalan dengan lancar.

2.             Pengumpulan Data dan Penelitian: WWF adalah platform untuk berbagi pengetahuan dan inovasi terbaru dalam pengelolaan air. Rentang waktu tiga tahun memungkinkan peneliti dan praktisi untuk mengembangkan, menguji, dan mengevaluasi solusi baru sebelum mempresentasikannya di forum.

3.             Implementasi dan Evaluasi Kebijakan: Banyak rekomendasi dan resolusi yang dihasilkan dari WWF memerlukan waktu untuk diimplementasikan dan dievaluasi. Interval tiga tahun memberikan kesempatan bagi negara dan organisasi untuk menerapkan kebijakan dan tindakan yang disepakati serta menilai dampaknya sebelum bertemu lagi untuk berbagi hasil dan pembelajaran.

4.             Kesempatan untuk Menghadirkan Inovasi: Dalam interval tiga tahun, banyak inovasi baru dalam teknologi dan praktik manajemen air dapat berkembang. Hal ini memungkinkan forum untuk selalu menawarkan konten yang segar dan relevan, yang mencerminkan perkembangan terbaru di bidang tersebut.

 

World Water Forum 2024 di Bali

World Water Forum ke-10 yang akan diselenggarakan di Bali pada 18-24 Mei 2024 akan melanjutkan tradisi ini. Dengan tema "Water for Shared Prosperity," acara ini bertujuan untuk mempromosikan kerjasama global dalam pengelolaan air guna mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan bersama. Forum ini akan menghadirkan berbagai sesi diskusi, lokakarya, dan pameran yang menyoroti inovasi dan praktik terbaik dalam pengelolaan air dari seluruh dunia.

Pemerintah Indonesia telah mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah yang baik, dengan harapan bahwa acara ini tidak hanya akan memberikan manfaat bagi pengelolaan air global tetapi juga bagi ekonomi lokal dan kesadaran lingkungan di Indonesia. (Christ)

 

Komentar (0)

  1. Belum ada komentar


Tulis Disini